Hai sobat blogger...Pada tulisan aku kali ini, aku akan berbagi cerita terkait kegiatan apa saja yang aku lakukan saat pembelajaran elektronika pada hari Kamis, 30 Mei 2024.
Berkreasi dengan komponen bekas adalah cara yang kreatif untuk memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai lagi. Dengan sedikit imajinasi dan keterampilan, komponen bekas seperti transistor, kabel, lampu LED kecil, kapasitor atau barang elektronik bekas lainnya bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna atau bahkan menjadi karya seni yang menakjubkan. Dengan mempergunakan kembali barang-barang tersebut, kita dapat mengurangi limbah dan memberikan mereka siklus hidup kedua yang bermanfaat.
Maka dari itu kegiatanku di hari itu ialah berkreasi dengan komponen yang sudah tak terpakai lagi di ruang elektronika. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi. Yaitu sesi pertama pelepasan komponen yang masih melekat pada pada papan PCB dan sesi kedua yaitu dengan mengolahnya menjadi suatu karya seni.
Dimulai dengan sesi pertama, masing masing anak diberikan 3 buah PCB yang disana masih terdapat komponen yang masih disatukan oleh solderan timah. Kami juga mendapatkan tang potong plato, timah, solder,cutter serta lem tembak. Akupun dengan penuh telaten melepaskan sedikit demi sedikit komponennya. Dan ternyata hal tersebut bisa dibilang gampang-gampang susah. Sebab jika tidak hati-hati maka akan merusak komponen atau parahnya lagi kita bisa terkena lelehan timah ataupun komponen yang mengenai tangan bahkan wajah saat memotongnya.
Ternyata, aku mampu tepat waktu menyelesaikan sesi pertama ini. Selanjutnya aku dan teman temanku berhenti sejenak untuk salat duhur dan mengisi perut yang rasanya sudah seperti demo bunyinya. Singkat cerita, sesi jam istirahat pun usai. Aku kembali melanjutkan tugasku di sesi kedua yaitu berkreasi dengan komponen bekas yang ada di hadapanku . Beberapa menit aku masih tenggelam dengan ide ideku. Akhirnya agar tidak berlama lama lagi langsung saja aku merangkai komponennya, karna menurutku ide akan berjalan seiring waktu yang aku gunakan saat itu.
Awalnya aku menyatukan transistor denga kabel yang dililitkan lalu disolder hingga membentuk miniatur manusia. Miniatur orang pertama aku gunakan kurang lebih 5 cm kabel, 1 kapasitor dan 5 transistor. Selanjutnya aku membuat bunga dengan menggunakan 4 lampu LED kecil berwarna merah sebagai mahkotanya, kawat dalam kabel, dan kapasitor berwarna hijau pipih sebagai daunnya. Kemudian aku gabungkan hingga membentuk setangkai bunga. Selanjutnya aku mulai menancapkan miniatur manusia dan bunga tersebut di PCB dengan lelehan timah lalu dilapisi lem tembak.
Kemudian aku menancapkan 4 LED kecil putih di setiap sudut PCB sebagai miniatur sudut pagar kemudian aku memotong kabel berwarna orange sekitar 3 cm sebanyak 6 buah dan dibentuk melengkung untuk pagarnya. Setelah itu, aku membuat 1 miniatur orang lagi dengan ukuran lebih kecil dengan transistor yang dililitkan dengan kawat kabel. Agar tidak monoton aku membuat miniatur kursi. Kemudian aku menyatukan 3 kapasitor berwarna hijau pipih untuk dijadikan miniatur meja, menempelkan LED hijau di samping kiri.
Karena dirasa kurang, akhirnya aku tambahkan tembok di sisi belakang miniaturnya yang terbuat dari komponen dalam lampu LED yng mirip dengan kaca. Dan menempelkan 2 mur dibagian depan. Kemudian terakhir aku melapisi bagian bawah miniatur dengan PCB lagi agar tampak rapi dan kuat dengan merekatkannya dengan lem tembak. Akhirnya kreasi miniatur dari komponen bekas milikku sudah selesai.
Tema yang aku angkat adalah miniatur taman. Dimana di sana terdapat seseorang yang sedang berjualan di taman, anak yang duduk di tepi taman dan taman yang asri yang dihiasi dengan pagar dan bunga yang mekar cantik merona. Setelah itu aku mulai mengumpulkan hasil karyaku ke depan bersama dengan teman temanku yang lainnya.
Menurutku tidak ada salahnya kita mencoba berkreasi dengan barang bekas yang ada di sekitar kita. Tidak ada yang salah dengan sebuah karya karna masing-masing orang punya banyak cara yang berbeda untuk menuangkan sebuah ide lewat karyanya. Dengan pembelajaran kali ini, aku dan teman temanku telah menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi limbah. Karna seperti apa yang disampaikan oleh guru keterampilanku "Jika dibuang sayang, karna komponen ini masih bisa dimanfaatkan". Aku senang dengan praktek seperti ini karna aku bebas menuangkan ideku lewat apa yang aku ciptakan melalui beberapa gabungan dari komponen bekas.
Namun, praktek kali ini adalah praktek terakhir kami di kelas 10 sebelum nantinya kami akan masuk kembali di semester depan di kelas 11. Guru keterampilanku menyampaikan banyak hal hari ini terutama dalam hal ilmu kehidupan seperti membantu sesama dengan ikhlas. Aku senang bisa menjadi bagian dari anak keterampilan elektronika. Walau awalnya dulu aku masih tidak yakin dengan pilihan ini. Tapi seiring berjalannya waktu aku faham bahwa semua ini jauh lebih indah dari apa yang sudah aku rencanakan sebelumnya.


Komentar
Posting Komentar