Langsung ke konten utama

Praktek Memperbaiki Magicom



     Assalamu'alaikum haii semuanya... Kembali lagi di blog tugas mingguanku. Di tulisanku yang sebelumnya aku pernah menyampaikan bahwasanya akan ada kegiatan menarik di pekan ini, tapi menurutku kegiatan keterampilan elektronika memang selalu seru dan aku nantikan. Pada pekan lalu, kami merencanakan akan membuat produk dengan komponen motor dengan tim dua orang. Akan tetapi, rencana tersebut masih ditunda sebab alat dan bahannya yang masih dipergunakan oleh kelas prakarya. Akhirnya kegiatan kami hari ini ialah praktek memperbaiki magicom.

   Teman-teman pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama magicom. Sebab benda elektronika tersebut sudah pasti rata-rata semua orang memiliki di rumahnya. For your information, Rice Cooker ditemukan pertama kali oleh Yoshida Minami. Awalnya, pada tahun 1937 alat ini pertama kali dikembangkan oleh tentara Jepang. Tentara Jepang saat itu menggunakan wadah kayu dan lempengan logam untuk menanak nasi.

    Magicom yang kami gunakan untuk praktek ialah produk keluaran lama. Sebelumnya, kami sudah dibagi menjadi beberapa kelompok yang dimana di dalam kelompok beranggotakan tiga siswa maupun siswi. Pada masing-masing kelompok diberikan sebuah magicom dan juga obeng serta selembar kertas HVS untuk laporan kegiatan nantinya. Sebelum itu, kami diberikan arahan singkat terkait apa saja yang harus dan tidak perlu dibongkar.

     Pertama, kami membuka bagian dalam magicom seperti panci (inner pot), tutup dan saringan air agar mudah untuk dibalik, sebab baut pembongkarannya terletak di bagian bawah. Kemudian, rekan timku mulai mengobeng satu persatu hingga lempengan pemanas (thermostat) bisa terlepas. Perlu diingat untuk selalu melakukannya dengan teliti dan hati-hati agar tidak merusak komponen lain di dalamnya. Dan selalu pastikan untuk meletakkan baut di tempat yang aman serta mudah dijangkau agar tidak hilang. Sebab apabila hilang tentunya akan menyulitkan kita dalam perakitan kembali.

   Diwaktu yang bersamaan, aku menuliskan laporan praktikum hari ini karena dengan kerjasama dan pembagian proporsi tugas mampu membuat tugas yang terasa banyak mampu terselesaikan dengan cepat dan tentunya tepat. Setelah itu kami diberikan waktu istirahat sebentar. Setelah istirahat berakhir aku dan teman-temanku melanjutkan pekerjaan kami masing-masing. Dari sini terlihat tumbuhnya kebersamaan dan solidaritas para anak keterampilan elektronika.

      Sebelumnya kami memang sudah membongkar dan mengamati bagian-bagiannya. Namun tidak sampai disitu saja, kami diberikan sesuatu permasalahan yang berhubungan dengan kerusakan magicom. Katanya, "anggap saja hari ini kalian menjadi Electrical Engineer dadakan". Kami pun mengamati hal apa saja yang salah dan perlu diperbaiki serta solusi kami terkait permasalahan tersebut. Akhirnya, kami pun menemukan jawabannya dan menuliskannya juga di laporan praktikum. Setelah semuanya selesai kami mengembalikan magicom ke bentuk semula, dan untuk presentasi praktikum kali ini direncanakan minggu depan. Hal ini dikarenakan, waktu sudah cukup sore hampir menjelang maghrib. Maka dari itu kami mulai beres-beres untuk persiapan pulang ke rumah. 

"Pekerjaan yang baik tanpa perencanaan hanya akan jadi sulit. Perencanaan yang baik tanpa pelaksanaan hanya akan jadi arsip." _Jusuf kalla

Komentar