Langsung ke konten utama

Awal Dari Berkreasi Dengan Panel Surya

      

 
by: ainun

      Pada blog ku sebelumnya, aku pernah memaparkan terkait dengan identifikasi panel surya. Maka pada tulisanku kali ini, aku akan menceritakan kelanjutan dari kegiatan tersebut yaitu membuat kreasi dari panel surya. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwasanya panel surya atau sel surya adalah salah satu alat yang dapat mengubah energi panas matahari menjadi energi listrik terbarukan. Panel surya ada beberapa yang dirancang khusus untuk dijadikan sebagai energi alternatif seperti PLTS atau yang dikenal dengan pembangkit listrik tenaga surya.

      Tepatnya pada hari Rabu, tanggal 11 September 2024 kami kelas elektronika kembali pada rutinitas seperti biasanya. Inilah kegiatan yang sudah ditunggu-tunggu oleh kami semua setelah sempat tertunda pekan lalu. Saat kegiatan keterampilan telah dimulai, kami dipersilakan untuk berdoa terlebih dahulu lalu berkumpul dengan tim masing-masing. Anggota timnya sama seperti kegiatan identifikasi sebelumnya yaitu sebanyak dua orang. Kami semua segera bergegas beranjak berpindah tempat. Kecuali aku, yang tetap di tempat sebab disinilah timku mengerjakan proyeknya.

      Pertama, kami diberikan selembar kertas untuk perencanaan desain kami. Dan untuk bahan referensinya, diperbolehkan menggunakan smartphone perwakilan kelompok. Aku dan seorang timku mulai mencari ide di internet. Dia menyampaikan pendapatnya akan membuat sesuatu alat yang menggerakkan baling-baling seperti miniatur helikopter contohnya. Aku juga menyampaikan pendapat terkait ketertarikanku pada miniatur bangunan seperti rumah. Jadi, untuk mendapat jalan tengah kami bedua menyatukan pendapat masing-masing dan diperoleh keputusan akhir bahwa kita berdua akan membuat miniatur bangunan rumah dan tentunya akan ada baling-balingnya.

      Kami berdua mulai menggambar sesuai desain yang kami inginkan. Tidak lupa pula menambahkan keterangan ukuran masing-masing bagian. Detik dan menit pun berlalu. Kami telah selesai membuat desainnya, yang juga telah dilengkapi dengan nama kelompok judul kegiatan dan alat bahan yang diperlukan. Karena selesai lebih awal, jadi kita bisa "santai dulu gak sih? hehe". Nah lanjut, setelah semua kelompok lainnya hampir selesai, aku melihat mereka ada yang membuat desain mobil mirip karavan, robot seperti mobil dan masih banyak lagi yang lainnya. Kemudian, kertas hasil desain tadi diminta dikumpulkan kedepan. 

      Ada hal yang sedikit mengagetkan bagi kami, yaitu tiba-tiba dibagikan kertas LJK. Tahu kan jika LJK dibagikan artinya ulangan dadakan akan dimulai. Tapi, ralat bukan ulangan melainkan kata beliau ini adalah quiz. Quiz berjumlah sepuluh soal yang sebenarnya mudah, asal belajar. Karena ini agendanya dadakan jadi yasudahlah kami pasrah saja, mungkin saja masih ada sedikit materi yang sempat diingat. Setelah sepuluh soal yang kami kerjakan dalam waktu lima menit selesai dan dikumpulkan. Selanjutnya kami dipersilakan untuk istirahat, salat dan jajan dong tentunya. 

      Jam istirahat telah berlalu. Kami kembali ke ruang elektronika untuk melanjutkan proyek kami. Perwakilan kelompok dipersilahkan untuk mengambil peralatan yang sekiranya kami butuhkan. Dia pun mengambil tang pemotong, cutter, kertas karton dan juga penggaris. Telah mendapat giliran kertas karton, Aku dan dia mulai mengukur kertas karton sesuai ukuran yang kami butuhkan. Pengukuran menggunakan penggaris dilakukan dengan teliti dan hati-hati agar ketika dipotong bentuknya simetris sesuai yang diinginkan. Untuk penggunaan katrol sebaiknya dilakukan dengan hati-hati karena cutter sangatlah tajam. Saat garis sudah dirasa pas dia mulai memotong karton. Namun, setelah dipotong ternyata masih sedikit kurang rapi. Aku pun membantunya untuk merapikan bagian pinggir karton yang masih kurang simetris. 

      Ketika semua bagian telah dipotong mulai dari bangunan hingga alasnya, dia pun mengambil lem tembak untuk merekatkan beberapa bagiannya. Sebenarnya perekatan bagian dianjurkan untuk dilakukan pekan depan. Namun kami rasa proyek yang kami buat ini lebih memakan waktu dari pada  milik yang lainnya. Bagian yang kami rekatkan adalah antara bangunan dan alasnya saja. Untuk bagian atap akan dilakukan minggu depan. Sedangkan untuk atap, pagar, baling-baling dan bagian lainnya akan didekatkan minggu depan sembari menunggu bahan-bahan yang belum ada.

      Karena beberapa bahan ada yang tidak tersedia disekolah maka kami berdua berencana untuk membagi hal lain yang dibutuhkan. Tidak terasa jam pulang sekolah sudah di depan mata. Kami semua dipersilahkan membereskan peralatan yang telah digunakan masing-masing. Kemudian kami pun mengumpulkan pekerjaan kami yang belum itu, untuk dilanjutkan minggu depan. Akhirnya kami duduk dengan tenang lalu berdoa. Kami pun bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing. 


"Semuanya memiliki keindahannya, tapi tidak semua orang melihatnya."  _Confucius



Komentar

  1. Ulasan yang menarik dan .......
    Memang keindahan selalu ada di sekitar kita, apalagi jika kita menikmati dengan penuh rasa syukur.

    BalasHapus

Posting Komentar